Archive for category Uncategorized

Cowo dan Rokok

Menurut sebuah penelitian, karakter pria perokok bisa dilihat dari merek atau jenis rokoknya.
Anda ingin tahu?

Dji Sam Soe Kretek
Kecenderungan pria yang merokok Dji Sam Soe Kretek memiliki kepribadian yang kuat, suka tantangan dan memiliki mental leadership & enterpreneurship yang kuat, tetapi cenderung egois.

Gudang Garam Filter International
Kecenderungan pria yang merokok Gudang Garam Filter International memiliki idealisme sendiri, cuek, apa adanya, santai dan tidak menyukai keributan (peaceful guy). Read the rest of this entry »

Hotspot…………..

hotspot

“Hotspot” mungkin bagi sebagian orang masih menjadi barang/ hal yang ‘wah’. Tapi bagi sebagian yang lain itu merupakan hal yang biasa atau bisa dibilang barang yang murah di era sekarang. Karena dengan modal tidak lebih dari 2 juta kita bisa membuat area hotspot sendiri di lingkungan rumah atau perkantoran (dengan asumsi kita sudah mempunyai line telpon sendiri). Sekarang kita perinci saja : Read the rest of this entry »

Doa Lailatul Qadar

Imam At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan yang lainnya telah meriwayatkan dari Ummul mu’minin Aisyah  beliau berkata : aku bertanya wahai Rasululloh jika aku telah mengetahui kapan malam lailatul qodar itu, maka apa yang aku katakan pada malam tersebut? Beliau menjawab : katakanlah

اَللَّهُمَّ إنَّÙÆ\’ÙŽ عَفُوّÙÅ\’ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

â€Å\”ya Alloh sesungguhnya engkau Maha pemaaf, engkau senang memaafkan kesalahan maka maafkanlah aku.”

Read the rest of this entry »

Laelatul Qadar

Pendahuluan

Tanpa terasa Ramadhan yang kita sambut dengan riang kini bergegas meninggalkan kita. Rasanya sedih, tamu yang agung dan penuh berkah itu, yang telah dengan sepenuh hati memenuhi hajat-hajat keperluan mendasar kita, kini akan meninggalkan kita. Padahal, sesuai tradisi lama, justeru tamulah yang seharusnya mendapatkan pelayanan. Tamulah yang seharusnya dilayani sesempurna mungkin, sehingga kita bisa dicap sebagai seorang Muslim yang “mukrimun lidhaefih” (memuliakan tamunya). Sayang, justeru perbekalan yang di bawa oleh tamu untuk kita jauh lebih besar ketimbang usaha kita sendiri untuk memenuhi tuntutan-tuntutannya.

Maka di penghujung Ramadhan ini, seharusnya semua kita gembira, namun juga seharusnya lebih banyak merenungi diri akan kegagalan-kegagalan kita dalam memenuhi hak-hak tamu kita kita. Sehingga sangat wajar kalau Rasulullah SAW mengajak para sahabatnya untuk berdoa sepanjang tahun ke depan, agar puasa mereka tahun ini kiranya diterima oleh Allah Yang Maha Rahman. Adakah perasaan “khawatir” ini ada dalam diri kita? Atau justeru dengan berlalunya Ramadhan, seolah kita telah mendapatkan “garansi” kalau kita pasti akan masuk ke dalam syurga firdaus. Akibatnya, seolah puasa selama sebulan itu telah menjadi “penutup” dari seluruh ibadah dan segala dosa-dosa mendatang. Maka sering kita lihat, di saat Ramadhan masjid-masjid masih melimpah ruah jama’ahnya, shalat sunnah malam terjaga, demikian pula bacaan al Qur’an, dst. Tapi setelah Ramadhan terlewatkan, seolah semua selesai. Maka jangankan yang sunnah-sunnah, yang wajib sekalipun terkadang cenderung terabaikan.
Read the rest of this entry »

Hello world!

Welcome to malhikdua.com Blogs. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!